Assalamu'alaykum... #catatanmuti
"Seseorang yang hadir dalam hidupku, karena sebuah alasan, dia akan datang menawarkan kebahagiaan dan juga kekecewaan.. Allah sengaja membiarkan aku bertemu dengan beberapa orang yang salah, sebelum akhirnya Allah mempertemukanku dengan orang yang tepat, agar aku bisa mensyukuri karuniaNya dan aku bisa belajar dari sebuah kesalahan."
Dulu...
Diri ini begitu mudahnya untuk percaya pada orang lain. Ketika ada yang mengatakan "Will you marry me?" dan akupun menjawab "Yes, I will. Jika memang serius dengan hal ini, silahkan langsung menghubungi kedua orangtuaku", karena aku tak ingin berlama-lama merajut kisah yang tidak halal pada akhirnya. Dalam pikiranku waktu itu, ini salah satu bentuk ikhtiarku, aku hanya berusaha membuka pintu "halfmydeen" itu dengan kunci yang aku miliki.
Allah memperkenalkan banyak orang dalam kehidupanku saat itu, berbagai macam kisah, berbagai macam karakter, berbagai macam emosi, berbagai macam latar belakang; agama, keluarga, pendidikan, dan ekonomi. Alhamdulillah mereka datang dengan sebuah niat yang baik, aku sangat salut dengan keberanian mereka untuk bertemu dengan kedua orangtuaku kala itu (Hebat! Tak semua orang bisa seperti itu). Selalu berpikir positif dengan semua yang terjadi maupun yang belum terjadi, inilah ikhtiarku, memohon yang terbaik bagi keluargaku dan anak-anakku kelak.
Bagiku, jika seseorang itu sudah menyatakan keseriusannya, maka apapun yang terjadi akan diusahakan dengan baik kedepannya. Ya.... Rencana hanya tinggal rencana, detik-detik perjalanan menuju bahtera itu banyak sekali ujiannya. Benar apa yang banyak orang bilang, kalau jodoh, pasti dilancarkan. Kalau bukan ya sebaliknya. Ah ya Allah, begitukah prosesnya, harus merasakan sakit dulu baru kita bisa merasakan nikmatnya kebahagiaan. Dalam sujud sepanjang malam hanya bisa menangis, meminta yang terbaik.
Kisah membingungkan ini terus berulang, tangispun mengiringi kisahku yang usang... Mengapa Allah menguji masa penantian ini dengan keberadaan mereka, dengan segala proses penantian diluar dugaan dan rencanaku? Rasanya semua pintu sudah aku buka satu persatu untuk menemukan sosok laki-laki yang akan menemaniku ke syurgaNya. Sampai sempat berpikir "Ya Allah, aku sudah tidak mampu, cukuplah". Pada masa itu, Allah terus mengujiku kembali, dan semakin Allah menguji dengan hebatnya, entah kenapa semakin erat juga aku memegang tanganNya. Satu kalimat yang sering aku ucapkan "Jangan tinggalin Muti ya Allah".
Kisah membingungkan ini terus berulang, tangispun mengiringi kisahku yang usang... Mengapa Allah menguji masa penantian ini dengan keberadaan mereka, dengan segala proses penantian diluar dugaan dan rencanaku? Rasanya semua pintu sudah aku buka satu persatu untuk menemukan sosok laki-laki yang akan menemaniku ke syurgaNya. Sampai sempat berpikir "Ya Allah, aku sudah tidak mampu, cukuplah". Pada masa itu, Allah terus mengujiku kembali, dan semakin Allah menguji dengan hebatnya, entah kenapa semakin erat juga aku memegang tanganNya. Satu kalimat yang sering aku ucapkan "Jangan tinggalin Muti ya Allah".
Kita hanya manusia biasa, kita yang merencanakan tapi tetaplah Allah yang menentukan, kita tidak bisa melakukan apa-apa jika bukan karena kehendakNya. Semua ada ditangan Allah, Dia yang Maha membolak-balikan hati seseorang, Dia yang tahu apa yang kita butuhkan. Dia segalanya bagiku...
My dear who has written in Lawh Mahfudz..
Aku tak pernah menyalahkanmu untuk datang terlambat dalam kehidupanku, karena aku selalu yakin bahwa kita akan dipertemukanNya di waktu, kondisi, dan tempat yang tepat :) Bagiku masa lalu adalah masa dimana aku belajar bagaimana karakter golonganmu, karena selama ini yang aku kenal adalah sosok laki-laki yang baik seperti Ayah dan kedua saudara laki-lakiku. Ternyata tidak semua dari mereka seperti itu, tidak semua tulus, tidak semua menghormati kedua orangtua, tidak semua mentaati penciptanya, tidak semua menjadikan syurga sebagai tujuan dalam hidupnya, dan tidak semua dari mereka menjadikan Allah sebagai penolongnya. Ya! Allah memperkenalkan mereka agar aku lebih bersyukur dan terus belajar, karena hidup ini tak semudah membalikkan telapak tangan. Setiap insan memiliki ujian dan jalan ceritanya masing-masing untuk meraih JannahNya.
Where are you? Rasanya tak mudah pula aku bertemu denganmu. Kamu adalah apa yang Allah titipkan untukku.. Karena Allah lah yang mengetahui apa yang aku butuhkan; siapakah yang pantas untuk mendampingiku menuju SyurgaNya, membimbingku dalam mencetak generasi terbaik pada zamannya, dan kita bersujud bersama mengaharap keridhaanNya.. Karena aku sadar bahwa ketenangan dan kebahagiaan hidup ini adalah keimanan yang terpatri dalam qalb kita.
Sampai detik ini aku tak pernah tahu siapa dirimu, sedang apa dirimu..
Entah kapan waktu itu tiba, biarlah waktu berjalan sebagaimana mestinya. Saat ini, tugasku bukan mencari dirimu, tapi mensolehahkan diriku sendiri agar pantas berada disampingmu.
Rasanya Allah sedang mengujiku dalam penantian ini. Aku hanya perlu memantaskan diriku sebelum kita bertemu dalam ikatan halalNya. Sampai nanti waktunya tiba, semestapun bertasbih, semoga semuanya bisa merasakan kebahagiaan atas terikatnya sebuah janji suci itu dihadapan Allah, InsyaAllah.. Semenjak itulah aku menjadi milikmu, kamu imamku dalam ibadahku, selalu sama-sama berusaha menjalankan perintahNya, mendapatkan ridhaNya, dan kita akan sama-sama menuju syurgaNya.
Rasanya Allah sedang mengujiku dalam penantian ini. Aku hanya perlu memantaskan diriku sebelum kita bertemu dalam ikatan halalNya. Sampai nanti waktunya tiba, semestapun bertasbih, semoga semuanya bisa merasakan kebahagiaan atas terikatnya sebuah janji suci itu dihadapan Allah, InsyaAllah.. Semenjak itulah aku menjadi milikmu, kamu imamku dalam ibadahku, selalu sama-sama berusaha menjalankan perintahNya, mendapatkan ridhaNya, dan kita akan sama-sama menuju syurgaNya.
Aku akan menunggu disaat kau mengimami solatku dan aku mengaminkan segala do'amu. InsyaAllah bersama Allah kita sama-sama arungi kehidupan dunia ini menuju JannahNya :)
Sabarlah dalam membimbingku nanti, aku hanya wanita biasa yang membutuhkanmu untuk menjadi sosok yang luar biasa dihadapamu dan dihadapan Tuhan kita, Allah :)
InsyaAllah....
I will see you soon....






